Diskusi Perdana Divisi Sinema 26

Cirebon, KpiUpdate. Adanya covid-19 menyebabkan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, melaksanakan kuliah online (pembelajaran daring), karena sistem ini pula Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengadakan rapat diskusi program kerja (proker) maupun diskusi dari setiap divisi juga menggunakan system online. Tadi malam telah dilaksanakan Diskusi berbasis online pertama oleh Divisi Sinema 26. Minggu, (19/4/2020)

Hal ini juga sangat di dukung oleh Ketua Umum HMJ KPI Deny Aulia F.M. Menurutnya meskipun sekarang pembelajaran dilakukan via online (daring), hal ini tidak menghalangi semangat diskusi agar tetap berjalan meskipun berlangsung via WA Group (WAG).

Diskusi ini berlangsung pada hari Minggu, 17 April 2020 , dimana pemateri dalam kajian ini adalah ketua divisi sinema 26 Muhammad Abid Khasyi, dengan materi pembahasan “Jobdesc dan Kelas yang ada di Sinema”

Diskusi sinema 26 ini bertujuan untuk, menjalin silaturahmi antar anggota divisi, memberikan pemahaman mengenai jobdesc apa saja yang dibutuhkan dalam sinematografi, serta penjelasan mengenai pembagian kelas-kelas setiap jobdesc dalam divisi sinema 26, kepada anggota yang baru bergabung dalam divisi tersebut.

Diskusi pada malam tadi juga mendapat antusias yang cukup baik dari para peserta diskusi, banyak masukan dan tanggapan dari para peserta. Meskipun diskusi dilaksanakan secara online, diskusi tetap berjalan dengan lancar  dan sesuai arahan dari moderator Abdul Malik Karim S.H.

Kesimpulan yang di peroleh dari diskusi pertama divisi sinema 26, adalah sebagai berikut :

Sinematografi sendiri berasal dari bahasa inggris, yaitu Cinematography yang di adopsi dari bahasa latin yaitu Kinema yang berarti “gambar “. Jadi bisa diartikan bahwasanya sinematografi adalah ilmu / cara yang membahas tentang teknik pengambilan gambar.

Sinematografi dan Fotografi itu hampir sama akan tetapi fotografi itu hanya menangkap gambar tunggal sedangkan sinematografi menangkap gambar ganda dan digabungkan menjadi beberapa gambar.

Jobdesc yang ada di sinematografi / Crew Film itu ada banyak jika membuat film dalam skala besar / produksi besar seperti film layar lebar, apabila kita hanya membuat film pendek biasanya hanya ada 13, yaitu: Produser, Line Produksi, Sutradara, Asisten Sutradara 1 (Pengadeganan), Asisten Sutradara 2 (Manajamen), Scripwritter / Penulis Naskah, Director Of Photography, Editor, Artistik, Graffer, Lighting, Wardrobe, Script Continuity

Untuk ke 13 jobdesc ini sangat lah penting akan kedudukannya dalam pembuatan film pendek maupun film layar lebar. Karena setiap jobdesc ini tidak bisa diwakilkan apabila ingin mendapatkan film yang bagus dan memuaskan. Meskipun ada beberapa pendapat terkait Astrada 1 & 2 bahwa menurut studio antelope kalau Astrada 1 adalah Manajemen dan Astrada 2 adalah Pengadeganan.

Jadi itulah beberapa jobdesc yang ada di dalam pembuatan film pendek, selanjutnya kelas yang ada di sinema itu ada 3: Penyutradaraan & Naskah, Manajemen, D.O.P

Dari ketiga kelas ini dari 13 jobdesc itu ada kaitannya yaitu:

1. Di penyutradaraan & naskah disana juga kita bisa mempelajari pembuatan naskah, pengadeganan (astrada 1)  dan sutradara.

2. Manajemen kita bisa mempelajari sebagai astrada 2, script Continuity dan wardobe

3. D.o.p itu sendiri meliputi D.O.P nya sendiri, kameraman, editor, lighting, graffer dan artistik.

Pewarta : Abdul Malik Karim S.H

Posted By : Eva Juniartika H.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *