Adakan Seruan Aksi, Aliansi Mahasiswa IAIN Cirebon Padati Gedung Rektorat

Cirebon, KPIUpdate – Aliansi Mahasiswa IAIN Cirebon menuntut hak mereka mengenai realisasi subsidi kuota, pemotongan UKT, anggaran KKN-DR dan SOP perkuliahan daring di depan gedung rektorat. Selasa, (30/06) Aksi ini dilatar belakangi oleh tidak mendapatkan titik terang pada audiensi dengan birokrasi.

Kita menaati prosedur yang ada, awalnya kita konsolidasi dengan seluruh mahasiswa iain cirebon, dan hasilnya sepakat bahwa kita akan adakan audiensi dengan birokrasi, jika tidak mendapat titik terang maka kita aksi. Tapi karna audiensi buntu dan tidak mendapat respon dari birokrasi, kita langsung menyepakati diadakannya aksi.

Kata Baum selaku tim negosiator pada Aksi Aliansi Mahasiswa Iain Cirebon saat diwawancarai melalui media whatsapp.

Persiapan Aksi Aliansi Mahasiswa IAIN Cirebon sudah direncanakan sejak hari Minggu (28/06) dan baru dilaksanakan dua hari setelahnya. Peserta aksi berkumpul terlebih dahulu disamping gedung baru FITK , kemudian pukul 08.00 mereka bergerak menuju gedung rektorat. Selama kegiatan aksi mahasiswa tetap melakukan dengan cara damai. Mereka melakukan orasi dan bahkan mengumandangkan shalawat bersama.

Inti dari isi orasi tersebut adalah mereka menyampaikan keluhan mengenai kondisi apa yang dirasakan oleh mahasiswa saat ini. Mereka menuntut agar Rektorat memberikan kebijakannya mengenai pemberian kompensasi UKT untuk seluruh mahasiswa karena adanya dampak dari pandemic virus corona. Mereka juga menagih janji subsidi kuota yang sampai saat ini tak kunjung direalisasikan

Sekitar pukul 10.00 WIB , Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag. selaku rektor IAIN Syekh Nurjati bertemu dengan mahasiswa yang ikut dalam aksi. Awalnya negosiasi hanya boleh diikuti sekitar 60 perwakilan mahasiswa saja, tetapi karena terus didesak dengan orasi dari para mahasiswaakhirnya negosiasi dilakukan secara terbuka.

Berikut hasil dari aksi aliansi mahasiswa IAIN Cirebon :

  1. Subsidi kuota akan direalisasikan paling lambat tanggal 09 Juli 2020. Khusus untuk mahasiswa yang sedang menjalani KKN-DR akan mendapatkan subsidi kuota sebesar Rp.40.000 (dipotong pajak) untuk satu bulan.
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) perkuliahan daring akan diterbitkan selambat-lambatnya pada tanggal 15 Agustus 2020.
  3. Dana UPZ (Unit Pengumpul Zakat) 150 juta digunakan untuk bantuan mahasiswa dengan seleksi terdampak.
  4. Pemotongan UKT sebesar 30% masih kita perjuangkan sampai goal.

Jika sampai pada tanggal yang ditentukan hasil di atas belum juga terlaksana, maka tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan aksi susulan. Mereka akan terus memperjuangkan terkait UKT sampai mendapat titik terang.

Pungkas Baum di akhir wawancara.

#SalamKPI

Ethical, Innovate, Excellent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *