HMJ KPI IAIN SYEKH NURJATI CIIREBON GELAR ACARA WEBINAR NASIONAL

Cirebon – Untuk mengoptimalisasi program kerja selama masa pandemi covid-19 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan acara Webinar Nasional  secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar maupun mahasiswa. Minggu (1/11/2020)

Acara ini merupakan salah satu program dari bidang kajian dan keilmuan dimana tema yang diambil adalah “Globalisasi : Tantangan Kaum Akademisi Indonesia Pasca Covid-19.  Kompetisi, Kualitas Serta Kolaborasi”.  Selanjutnya acara ini membahas mengenai apa saja hambatan atau tantangan yang dilalui oleh para akademisi dan bagaiaman upaya yang dapat dilakukan khususnya di era globalisasi sekaligus dalam  masa pandemi covid-19.

Selanjutnya acara webinar ini dibuka langsung oleh ketua jurusan KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam) H. Aan Moh. Burhanudin, M.A, beliau memaparkan sedikit pengantar mengenai tema yang di ambil pada acara tersebut.

foto diambil oleh sie.PDD

Menurutnya tema yang di ambil pada acara Webinar Nasional ini sangat cocok sekali, karena berhubungan langsung dengan problem yang dialami saat ini oleh para akademisi khususnya dosen maupun mahasiswa.

“Predeksi Indonesia di tahun 2045 akan mengalami bonus demografi dimana usia produktif akan lebih banyak dibandingkan usia non produktif. Namun ini harus diimbangi dengan skill yang baik,  jangan sampai bonus demografi ini justru menjadi bom kehancuran bagi indonesia karena tidak mampu memaanfaatkan bonus demografi tersebut.  Sosok akademisi harus menyesuaikan diri dengan perkembangan keilmuan dan harus berorientasi kedepan. Mampu beradaptasi dengan teknologi dan memanfaatkan itu sebagai kajian dan media keilmuan.” Ujarnya dalam pembukaan acara Webinar Nasional.

Webinar ini juga diisi oleh pemateri yaitu Dr. Didi Junaedi, M.Ag. (Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon), Gus Romzi Ahmad (Asisten stafus presiden RI) dan Muhamad Adnil sebagai moderatornya. Karena masih dalam masa pandemi maka acara ini dilaksanakan secara virtual menggunakan zoom meeting yang dihadiri juga oleh beberapa dosen dan mahasiswa KPI.

pemateri acara

Didi Junaedi  selaku pemateri pertama memberikan gambaran mengenai apa saja yang bisa kita lakukan terkait adanya tantangan dalam masa pandemic khususnya yang dialami oleh para pelaku pendidikan atau akademisi. Didi juga menjelaskan harus adanya kualitas, kompetisi dan sinergi yang kuat yang harus di lakukan dalam mengahadapi tantangan yang saat ini terjadi.

Misalnya dalam media pembelajaran Didi memberikan tanggapan mengenai “adanya perubahan tatanan pembelajaran dari tatap muka menjadi virtual, tentu dibutuhkan sebuah sinergi dan kerjasama antara dosen dan mahasiswanya”.

Didi juga menambahkan “kualitas di tentukan oleh apa yang ada di dalam diri anda, jika anda terus mengupgrade diri dan memperluas wawasan keilmuan maka hal tersebut akan menjadi nilai berharga dari diri anda” menurutnya kualitas ini lah yang diperlukan dalam melakukan suatu kompetisi.

Selanjutnya, informasi dari Fitrotun Nisa selaku seksi acara, yang sudah dihubungi tim media melalui whatshapp mengatakan bahwa “pemateri keduanya ga ada tapi nanti ada kiriman video dari Gus Romzinya”.

Sementara itu Bintang Haqi Latova ketua pelaksana acara Webinar Nasional menambahakan sedikit mengenai tujuan diadakannya Webinar Nasional

“Ya kegiatan webinar ini melatih kita supaya lebih kreatif walaupun di tengah pandemi gitu, kita harus bisa  mengikuti alur, kita tetap berkarya. Jangan jadikan pandemic ini sebagai suatu alasan yang sangat merugikan tapi kita itu bisa membuat hal yang lebih baru, yang lebih kreatif di pandemic ini” tuturnya saat di hubungi via whatshapp.

Dengan adanya acara ini semoga membuat semangat baru bagi para akademisi mengenai pentingnya meningkatkan kualitas diri, menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, serta terciptanya kompetisi yang baik, juga pentingnya sebuah kolaborasi yang bisa dilakukan untuk menghadapi era globalisasi di masa pandemi covid-19. (E.J.H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *